Selamat Datang di Website Mahkamah Syar'iyah Banda Aceh   Click to listen highlighted text! Selamat Datang di Website Mahkamah Syar'iyah Banda Aceh

Template Ini Merupakan Template Resmi Mahkamah Agung

. . . . . .

UPACARA PERINGATAN DIRGAHAYU MAHKAMAH AGUNG RI KE-76

19 Agustus, 2021 | 3:43 pm | Penulis |

Banda Aceh, Kamis (19/08/2021) – Keluarga besar MS (Mahkamah Syar’iyah) Banda Aceh menghadiri Upacara Peringatan Dirgahayu Mahkamah Agung Republik Indonesia ke-76. Upacara diadakan di lapangan upacara Mahkamah Agung Republik Indonesia yang diikuti oleh jajaran Pimpinan dan Pejabat Eselon 1 Mahkamah Agung, sedangkan warga peradilan seluruh Indonesia mengikuti secara virtual melalui teleconference di satuan kerja masing-masing. Ketua MS Banda Aceh, Drs. Muslim, S.H., M.H., dan Wakil Ketua MS Banda Aceh, Drs. H. Juwaini, S.H., M.H., beserta Sekretaris MS Banda Aceh, Drs. H. M. Yanto, Panitera MS Banda Aceh Drs. A. Mukhti, S.H., dan beberapa Hakim MS Banda Aceh mengikuti prosesi upacara di Ruang Media Center, sementara Pegawai dan Hakim lainnya mengikuti secara Live Streaming di kanal Youtube Mahkamah Agung.

Upacara peringatan Dirgahayu Mahkamah Agung Republik Indonesia diisi dengan pemberian dan penganugerahan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada Pegawai Mahkamah Agung yang telah bekerja dengan penuh kesetiaan kepada Pancasila, UUD 1945, Negara dan Pemerintah serta dengan penuh pengabdian, kejujuran, kecakapan, dan disiplin secara terus menerus paling singkat selama 10 tahun, 20 tahun atau 30 tahun. Dalam kesempatan tersebut diberikan pula Piagam Satya Karya Sewindu dan Piagam Satya Karya Dwiwindu kepada Pegawai Mahkamah Agung yang tersebut diatas, yang telah bekerja selama 8 tahun dan 16 tahun. Pemberian tanda kehormatan diberikan secara simbolis kepada masing-masing penerima anugerah tersebut.

Upacara dilanjutkan dengan sambutan Ketua Mahkamah Agung, Prof. Dr. H. M. Syarifuddin, S.H., M.H. Tahun ini, Mahkamah Agung mengambil tema “Memantapkan Kemandirian Badan Peradilan melalui Pelayanan Hukum Berbasis Teknologi Informasi Pada Masa Pandemi”. Tema tersebut, menurut Prof. Dr. H. M. Syarifuddin, S.H., M.H.  dalam pidatonya, mengisyaratkan tentang pentingnya aspek kemandirian dalam proses penyelenggaraan peradilan, karena dalam menegakkan keadilan, kemandirianlah yang menjadi jantungnya, sekaligus juga sebagai detak nadinya. Bukan saja harus dijaga dengan baik, melainkan juga harus dijunjung tinggi sebagai Marwah dan kehormatan Lembaga peradilan.

Kemandirian badan peradilan, lanjut Prof. Syarifuddin, harus tercermin dalam setiap pelayanan hukum, baik layanan hukum yang bersifat Yudisial maupun layanan hukum yang bersifat non Yudisial. Namun kemandirian juga tidak boleh menjadi alat berlindung bagi para oknum aparatur untuk menyalahgunakan jabatannya sehingga kemandirian juga harus diikuti oleh integritas profesionalitas yang tinggi agar dalam pelaksanaannya tidak menimbulkan kesewenang-wenangan.

Upacara ini merupakan rangkaian awal dari seluruh rangkaian peringatan Dirgahayu Mahkamah Agung yang ke-76. Selamat ulang tahun Mahkamah Agung Republik Indonesia, semoga selalu dilindungi dan dirahmati oleh Allah Subhanahu Wata’ala sehingga dapat mewujudkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Categorised in:

This post was written by msn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

       
Translate »
Click to listen highlighted text!