MS Banda Aceh Eksekusi Tanah di Desa Lampoh Daya kecamatan Jaya Baru Kota Banda Aceh, Terkait Kasus Sengketa Harta Bersama - Mahkamah Syar'iyah Banda Aceh
Mahkamah Syar'iyah Banda Aceh
Selamat Datang di Website Mahkamah Syar'iyah Banda Aceh | Berkomitmen Untuk Mensukseskan Pembangunan Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM)

MS Banda Aceh Eksekusi Tanah di Desa Lampoh Daya kecamatan Jaya Baru Kota Banda Aceh, Terkait Kasus Sengketa Harta Bersama

ms bandaaceh | Tanggal 8 Agustus, 2023 | Jam 3:34 pm | Kategori Berita | Jumlah Pembaca : 85 Pembaca

Banda Aceh Kamis, (27/07/2023) — Tim Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh (Ms Bna)  melaksan eksekusi harta bersama berupa sebidang tanah yang terletak di Desa Lampoh Daya kecamatan Jaya Baru Kota Banda Aceh. Berdasarkan Penetapan Ketua Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh Nomor 5/Pdt.Eks/2023/Ms.Bna. Untuk melakukan Eksekusi atas Objek Perkara sebagaimana tersebut dalam amar Putusan Mahkamah Agung RI. Nomor 237K/Ag/2020 tanggal 22 April 2020, jo Putusan Banding Mahkamah Syar’iyah Aceh Nomor 93/Pdt.G/2019/MS.Aceh tanggal 26 September 2019, Jo. Putusan Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh Nomor 337/Pdt.G/2018/MS.Bna tanggal 18 Juli 2019.

Eksekusi ini dipimpin oleh Drs. Zulkarnain Lubis, M.H. (Ketua Ms Banda Aceh). Selanjutnya dilaksanakan oleh RATNA JUITA, S.Ag., S.H., M.H. (Panitera), Munawwar, S.H.I. (Panitera Pengganti), T. Firman Nur, S.H.I (Panitera Pengganti Nasrullah, SE (Jurusita), Hasbi Fauzi Muhtadin Wing (Dokumentasi), Supriadi dan Nufriadi ( Anggota ). Selain itu juga dihadiri oleh Keuchik Lampoh Daya, Pihak Keamanan dari Polsek Jaya Baru, Kota Banda Aceh dan juga menghadirkan Tim dari Kantor Badan Pertanahan Negara Kota Banda Aceh. Taklupa eksekusi dihadiri oleh Kuasa Hukum Tergugat, dan Pengugat beserta Kuasa Hukumnya.

Perkara eksekusi ini berawal dari surat permohonan eksekusi  tanggal 14 Februari 2023yang diajukan oleh kuasa hukum Penggugat. Eksekusi dimulai Oleh Ketua Zulkarnain Lubis, M.H. (Ketua Ms Bna) memberitahukan tentang maksud kedatangan ke tempat objek perkara kepada Keuchik Gampong Lampoh Daya, kepada pemohon dan termohon Eksekusi dan kepada Pihak Keamanan. Selanjutnya Ibu. Ratna Juita, S.Ag., S.H., M.H. (Panitera Ms Bna) membacakan surat penetapan untuk melakukan eksekusi atas barang (objek perkara) yang ada di tangan/ kekuasaan Tergugat dan sekarang sebagai Termohon Eksekusi guna melaksanakan amar putusan Mahkamah Syar’iyah Aceh Nomor 93/Pdt.G/2019/MS.Aceh tanggal 26 September 2019, Jo. Putusan Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh Nomor 337/Pdt.G/2018/MS.Bna tanggal 18 Juli 2019 dalam perkara Gugatan Harta Bersama.

Setelah memberitahukan maksud dan tujuan kepada Keuchik Gampong Lampoh Daya, kepada Pemohon dan Termohon Eksekusi serta kepada Pihak Keamanan, kami Tim MS Bna bergegas menuju ke tempat objek perkara untuk melakukan eksekusi sesuai dengan surat penetapan. Setelah sampai objek perkara di Desa Lampoh Daya Kec. Jaya Baru Kota Banda Aceh. Jurusita beserta Tim segera mengukur luas tanah dengan batas-batasannya. Dengan dibantu oleh Tim dari Kantor Badan Pertanahan Negara Kota Banda Aceh.

Agar hasil pendataan objek perkara lebih akurat Tim dari Kantor Badan Pertanahan Negara Kota Banda Aceh menggunakan alat bantu berupa Gps Gnss Geodetik yang terhubung dengan satelit dimana akurasi yang sangat tinggi serta ketelitian yang diperoleh sangat akurat.

Setelah dirasakan cukup dan pihak pemohon beserta kuasa hukum,dan termohon diwakili kuasa hukum eksekusi telah mengetahui hasil dari pendataan objek perkara maka, Ibu. Panitera Ms Bna memberitahukan kepada mereka bahwa tanah (objek perkara) kami serahkan kepada Pemohon Eksekusi seluas 727,5 M2 tanah kepada Pemohon Eksekusi dalam keadaan kosong tanpa ikatan apapun dengan pihak lainnya.

Harta tersebut kami cabut dari penguasaan termohon eksekusi dan seketika itu. kami serahkan kepada pemohon eksekusi sesuai dengan amar putusan.

Tak lupa juga beliau berpesan Kepada Keuchik Lampoh Daya, Kecamatan Jaya Baru, Kota Banda Aceh, mengenai objek eksekusi bahwa sejak penyerahan harta/objek tersebut di atas kepada termohon eksekusi, maka objek tersebut dapat dikuasainya dan menjadi milik sah pemohon eksekusi demi hukum.

Alhamdulillah pelaksanaan eksekusi selesai, dan diakhiri dengan penandatanganan berita acara eksekusi. (HasbiWing)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOTO PEGAWAI
  • Translate »