RAPAT RUTIN BULANAN KECAMATAN LUENG BATA DAN MAHKAMAH SYAR’IAH BANDA ACEH TENTANG WARISAN DAN KEPERDATAAN LAINNYA - Mahkamah Syar'iyah Banda Aceh
Mahkamah Syar'iyah Banda Aceh
Selamat Datang di Website Mahkamah Syar'iyah Banda Aceh | Berkomitmen Untuk Mensukseskan Pembangunan Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM)

RAPAT RUTIN BULANAN KECAMATAN LUENG BATA DAN MAHKAMAH SYAR’IAH BANDA ACEH TENTANG WARISAN DAN KEPERDATAAN LAINNYA

ms bandaaceh | Tanggal 17 Oktober, 2023 | Jam 3:09 pm | Kategori Berita | Jumlah Pembaca : 44 Pembaca

(Banda Aceh/11/10/2023) — Berbagai persoalan yang muncul perihal ahli waris dan warisan mencuat dan menjadi problematika sosial khususnya di Kecamatan Lueng Bata, Gampong Lampaloh, Kota Banda Aceh. Melalui program rutin bulanan segenap jajaran Muspika Kecamatan Lueng Bata melakukan sharing informasi dengan Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh berkaiatan dengan  masalah warisan dan penetapan ahli waris.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan futsal Gampong Lampaloh pada hari Rabu Tanggal 11 Oktober 2023 berlangsung sangat menarik dan informatif, dimana pejabat Kecamatan mulai Ibu Camat Dra. Sukmawati, para Keuchik, Tuhapet, dan organisasi keagamaan ikut aktif menyimak penjelesan dari Ketua Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh.

Dalam pemaparannya, Ketua Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh, Drs. H. Ribat, S.H., M.H. menyampaikan bahwa penetapan ahli waris yang dimohonkan oleh para ahli waris, merupakan kewenangan Mahkamah. Hanya sanya bedanya dengan surat keterangan ahli waris yang di keluarkan pihak Kecamatan terletak pada pengujiannya saja, tegasnya.  Dimana Penetapan Ahli waris yang dikeluarkan oleh Mahkamah telah melalui pengujian pembuktian di Mahkamah, sedangkan Surat Keterangan ahli waris di dasarkan atas pernyataan para ahli waris, dimana pejabat menerangkan bahwa para ahli waris merupakan ahli waris dari si fulan, misalnya, jelasnya.

Oleh karena surat keterangan ahli waris dikeluarkan Camat atau Pejabat lainnya, karena tidak melalui pengujian, maka rentan terjadi kesalahan. Makanya bila terjadi keraguan dari pihak Kecamatan, dapat menyarankan agar pengajukan permohonan penetapan ahli waris ke Mahkamah, tandasnya.

Acara berlangsung sangat seru, dan banyak pertanyaan yang disampaikan para Keuchik dan tokoh agama, dan satu persatu dijawab dengan santun oleh Ketua Mahkamah, sehingga peserta kegiatan yang hadir  tak terasa jam menunjukkan pukul 12.00 WIB, saatnya kegiatan sharing informasi harus segera di akhiri. Dan segenap jajaran Muspika Lueng Bata, mengucapkan terima kasih kepada Ketua Mahkamah yang telah memberikan informasi dan ilmu yang sangat penting dan bermanfaat bagi peserta. (Alhamdulilah by RR)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FOTO PEGAWAI
  • Translate »