MS Banda Aceh Gelar Rapat Koordinasi: Evaluasi Kinerja dan Penguatan Budaya Kerja Aparatur - Mahkamah Syar'iyah Banda Aceh
Mahkamah Syar'iyah Banda Aceh
Selamat Datang di Website Mahkamah Syar'iyah Banda Aceh | Berkomitmen Untuk Mensukseskan Pembangunan Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM)

MS Banda Aceh Gelar Rapat Koordinasi: Evaluasi Kinerja dan Penguatan Budaya Kerja Aparatur

Dipublikasi oleh Kurniawan Widodo | Tanggal 23 Juli, 2025 | Jam 3:50 pm | Kategori Berita | Jumlah Pembaca : 134 Pembaca

Banda Aceh, 23 Juli 2025 – Mahkamah Syar’iyah (MS) Banda Aceh melaksanakan Rapat Koordinasi yang dipimpin langsung oleh Ketua MS Banda Aceh, Hj. Dian Ingrasanti Lubis, S.Ag., S.H., M.H., dan dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan serta aparatur peradilan. Rapat dibuka oleh Sekretaris MS Banda Aceh, Samsir Toona, S.H.I., dengan penuh semangat kebersamaan dan komitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan peradilan.

Agenda utama yang dibahas dalam rapat ini meliputi Monitoring dan Evaluasi (Monev) atas draf penilaian Triwulan II Tahun 2025 dari Badilag, sosialisasi Perma Nomor 7 dan 8 Tahun 2016, serta peningkatan budaya kerja dan pengembangan kompetensi ASN.

Dalam arahannya, Ketua MS Banda Aceh menekankan pentingnya disiplin dan komitmen seluruh aparatur, bukan hanya Hakim. Merujuk Perma Nomor 7 Tahun 2016 dan KMA 368 Tahun 2022, kedisiplinan dan kehadiran menjadi indikator penting dalam mendukung kinerja lembaga. Selain itu, Perma Nomor 8 Tahun 2016 juga ditegaskan sebagai upaya membangun budaya kerja melalui pengawasan melekat oleh atasan langsung.

Secara kinerja, MS Banda Aceh meraih peringkat ke-73 dari 115 satuan kerja se-Indonesia dalam penilaian Triwulan II. Terdapat peningkatan signifikan pada beberapa indikator, seperti SIPP (nilai 10,78), e-Court (11,33 dari nilai maksimal 12), dan eksaminasi (2,98 dari nilai maksimal 3). Namun, masih terdapat beberapa hal yang perlu diperbaiki, termasuk nilai WBK yang masih rendah, nilai SKM, serta partisipasi dalam bimtek teknis peradilan.

Ketua MS Banda Aceh memberikan apresiasi khusus kepada Sekretaris dan timnya atas capaian nilai IKPA sempurna (100) dari KPPN. Ia juga mengajak seluruh aparatur untuk terus aktif dalam pelatihan dan pengembangan kompetensi, baik teknis kesekretariatan dan pelaksana lainnya, demi mendukung pencapaian target kinerja.

“Saya mohon dengan sangat kepada seluruh tenaga teknis untuk mematuhi dan mengikuti setiap bimtek teknis yang diselenggarakan. Sekecil apapun kontribusi Bapak/Ibu, akan berdampak besar bagi institusi kita,” tegas Ibu Ketua.

Menutup rapat, Wakil Ketua MS Banda Aceh juga mengingatkan bahwa kritik dan masukan bukanlah hal yang menakutkan, melainkan bentuk perhatian dan upaya bersama untuk perbaikan. Sementara itu, Panitera dan Sekretaris menyoroti pentingnya validasi e-Court, kesiapan menghadapi Triwulan III, serta pembenahan sistem-sistem internal seperti SIMTEPA dan ETR.

Rapat ini menjadi momentum penting bagi seluruh aparatur MS Banda Aceh untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat budaya kerja profesional, dan menjadikan pelayanan prima sebagai bagian dari komitmen bersama. (Adli Syahputra)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »