Rakor IKU 2026 Jadi Momentum Percepatan Penyelesaian Perkara di Aceh - Mahkamah Syar'iyah Banda Aceh
Mahkamah Syar'iyah Banda Aceh
Selamat Datang di Website Mahkamah Syar'iyah Banda Aceh | Berkomitmen Untuk Mensukseskan Pembangunan Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM)

Rakor IKU 2026 Jadi Momentum Percepatan Penyelesaian Perkara di Aceh

Dipublikasi oleh ms bandaaceh | Tanggal 23 April, 2026 | Jam 3:43 pm | Kategori Berita | Jumlah Pembaca : 8 Pembaca

Banda Aceh — Wakil Ketua Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh didampingi Panitera menghadiri acara pembukaan Rapat Koordinasi Percepatan Penyelesaian Perkara dan Pencapaian Target Indikator Kinerja Utama (IKU) di lingkungan Mahkamah Syar’iyah se-Aceh. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis dalam memperkuat kinerja peradilan agama guna memberikan layanan hukum yang optimal kepada masyarakat.

Rapat koordinasi tersebut mengusung agenda utama penguatan koordinasi dalam mendukung program prioritas Badan Peradilan Agama (Badilag) Tahun 2026. Acara pembukaan dilaksanakan pada Rabu malam, 22 April 2026, pukul 20.00 WIB, bertempat di Ballroom Hotel Ayani, Banda Aceh, dengan dihadiri oleh pimpinan Mahkamah Syar’iyah Aceh serta seluruh jajaran Mahkamah Syar’iyah se-Aceh.

Kegiatan yang berlangsung hingga Kamis, 23 April 2026 ini menjadi forum strategis dalam menyelaraskan langkah dan kebijakan antar satuan kerja Mahkamah Syar’iyah di Aceh. Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan tercipta sinergi yang kuat dalam percepatan penyelesaian perkara, peningkatan kualitas layanan, serta pencapaian target kinerja aparatur yang telah ditetapkan.

Rakor tahun ini juga difokuskan pada penguatan sinergi antar lembaga peradilan guna memastikan akses terhadap keadilan bagi masyarakat dapat berjalan lebih cepat, transparan, dan akuntabel. Hal ini sejalan dengan komitmen Mahkamah Syar’iyah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang hukum, sekaligus mendukung pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta dapat menyamakan persepsi serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam mencapai target IKU Tahun 2026 secara optimal. Komitmen bersama tersebut menjadi landasan penting dalam menghadirkan sistem peradilan yang cepat, transparan, dan berkeadilan.(Myq)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »