MS Banda Aceh Terima Mahasiswa UIN Ar-Raniry Yang Magang Di MS Aceh - Mahkamah Syar'iyah Banda Aceh
Mahkamah Syar'iyah Banda Aceh
Selamat Datang di Website Mahkamah Syar'iyah Banda Aceh | Berkomitmen Untuk Mensukseskan Pembangunan Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM)

MS Banda Aceh Terima Mahasiswa UIN Ar-Raniry Yang Magang Di MS Aceh

Dipublikasi oleh ms bandaaceh | Tanggal 11 Februari, 2026 | Jam 11:20 am | Kategori Berita | Jumlah Pembaca : 79 Pembaca

Banda Aceh, Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh menerima peserta mahasiswa/i magang dari Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry sebanyak 13 orang pada hari Rabu, tanggal 11 Februari 2026. Rombongan mahasiswa tersebut diantar langsung oleh Bapak Sabri, S.H. dan Ari Ahdassabil, A.Md., staf Bagian Kepaniteraan Muda Hukum Mahkamah Syar’iyah Aceh, dan diterima secara resmi oleh Bapak Hermansyah, S.H., selaku Panitera Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh.

Sebelumnya, pada peserta telah menjalani masa magang di Mahkamah Syar’iyah Aceh, sebagai penutup rangkaian kegiatan magang, mereka diberi kesempatan untuk melihat secara langsung proses persidangan pada tingkat pertama. hal ini menjadi tambahan ilmu dan pengalaman kepada peserta setelah menimba teori di Kampus. Mahasiswa tidak hanya mengaplikasikan teori yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga belajar menghadapi dinamika kerja secara nyata. Selain meningkatkan pemahaman praktik hukum, magang juga melatih kemampuan adaptasi, komunikasi, dan kerja sama tim. Magang menjadi sarana penting bagi mahasiswa hukum untuk mengenal lebih dekat proses kerja, tanggung jawab, serta etika profesi di bidang hukum yang ke depan akan di jalani oleh peserta magang setelah selesai perkuliahan, demikian di sampaikan oleh Bapak Hermansyah, S.H.

Mahkamah syar’iyah Banda Aceh selalu membuka pintu untuk menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa/i hukum khususnya, terlebih Provinsi Aceh secara resmi telah memberlakukan penerapan syariat Islam dalam hukum positifnya, hal ini manjadi daya tarik bagi para peneliti baik dalam maupun luar Negeri, imbuhnya.

Dengan pengalaman langsung magang di pengadilan, mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh pemahaman teoretis, tetapi juga keterampilan praktis yang akan menjadi bekal penting dalam karier hukum mereka di masa depan.(Herman)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »