Template Ini Merupakan Template Resmi Mahkamah Agung

. . . . . .

MS BANDA ACEH MEMPERINGATI HARI PAHLAWAN KE-73

12 November, 2018 | 3:31 am | Penulis |

Menindaklanjuti surat Sekretaris Mahkamah Agung RI Nomor :1374/SEK/HM.01.2/11/2018 tanggal 08 November 2018, tentang Upacara Bendera Peringatan Hari Pahlawan Ke – 73 Tahun 2018. Senin 12 November 2018 pukul 08.00 WIB,  MS Banda Aceh mengadakan upacara bendera memperingati hari Pahlawan ke-73 Tahun 2018 yang berlangsung di halaman depan gedung Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh, bertindak sebagai Pembina Upacara Wakil Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh Drs. Mazharuddin, MH. dan Komandan Upacara M. Ali Imron, S.HI. Cakim Magang pada Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh.

Upacara Hari Pahlawan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh Hakim, Panitera, Sekretaris, seluruh Pegawai dan Honorer serta Calon Hakim yang magang di Mahkamah Syaríyah  Banda Aceh. Dalam upacara tersebut Pembina Upacara Drs. Mazharuddin, MH. membacakan Pidato Menteri Sosial RI Agung Gumiwang Kartasasmita yaitu Bahwa Peringatan Hari Pahlawan bukan semata sebuah acara namun harus sarat makna, bukan hanya sebagai prosesi namun Subtansi. Setiap peringatan Hari Pahlawan harus dapat menggali dan memunculkan semangat baru dalam implementasi nilai-nilai Kepahlawanan di Kehidupan sehari-hari. Hal ini penting karna nilai kepahlawanan bukan bersifat Statis namun Dinamis, bisa melemahkan bahkan bisa juga menguatkan. Oleh karna itu rangkaian kegiatan peringatan Hari Pahlawan harus menjadi Energi dan Semangat baru mewarisi nilai Kejuangan dan Patriotisme dalam membangun Bangsa Indonesia.

Peringatan Hari Pahlawan menjadi Momentum bagi Bangsa Indonesia untuk melakukan Introspeksi Diri. Pada Hakekatnya setiap perjuangan pasti ada hasilnya,namun tidak ada kata Akhir/Berhenti untuk berjuang, oleh karnanya Peringatan Hari Pahlawan harus melahirkan IDE dan GAGASAN mentransformasikan semangat Pahlawan menjadi Keuletan dalam melaksanakan Pembangunan dan Inovasi Cerdas memperkuat daya saing Bangsa dalam pergaulan Dunia khususnya ketika Negeri ini memasuki Era Revolusi Industri.

Categorised in:

This post was written by mun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »