Ketua Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh Gelar Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Juru Sita
Dipublikasi oleh msn | Tanggal 29 Juni, 2026 | Jam 12:19 pm | Kategori Berita | Jumlah Pembaca : 6 Pembaca

Banda Aceh, Senin, 29 Juni 2026 — Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh melaksanakan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Juru Sita yang berlangsung dengan khidmat di Ruang Sidang Utama Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh. Prosesi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh, Dr. Amir Khalis, sebagai bagian dari upaya memperkuat kelembagaan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilanjutkan dengan pembacaan Shalawat Badar, menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dan Hymne Mahkamah Agung. Rangkaian tersebut mencerminkan perpaduan nilai-nilai religius, nasionalisme, serta semangat pengabdian dalam menjalankan tugas dan fungsi peradilan.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh melantik dan mengambil sumpah jabatan Afrizal Syarwani, A.Md. sebagai Juru Sita pada Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh. Prosesi pelantikan dihadiri oleh para hakim, pejabat struktural dan fungsional, serta seluruh aparatur Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh sebagai bentuk dukungan dan komitmen bersama dalam memperkuat kinerja lembaga.
Rangkaian pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan, dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan dan penandatanganan berita acara pelantikan. Prosesi tersebut menjadi simbol kesiapan pejabat yang dilantik untuk mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan profesionalisme.
Dalam sambutannya, Dr. Amir Khalis berpesan agar pejabat yang baru dilantik tidak hanya merasa bangga atas kepercayaan yang diberikan, tetapi juga senantiasa bersyukur kepada Allah SWT serta menjadikan jabatan sebagai amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Beliau menegaskan pentingnya menjaga integritas, profesionalisme, dan dedikasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pelantikan ini diharapkan semakin memperkuat kinerja Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh dalam mewujudkan peradilan yang modern, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik. Acara ditutup dengan doa bersama, pemberian ucapan selamat, dan sesi foto bersama.(MyQ)


