Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh Terima Kunjungan Wartawan Asal Prancis
Dipublikasi oleh ms bandaaceh | Tanggal 23 Oktober, 2025 | Jam 8:51 pm | Kategori Berita | Jumlah Pembaca : 88 Pembaca
Banda Aceh, Senin 20 Oktober 2025, Wakil Ketua Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh menerima kunjungan dari wartawan media La Chronique asal Prancis. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua didampingi oleh para hakim dan panitera Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan peliputan terkait pelaksanaan syariat Islam di Aceh, khususnya dalam penerapan qanun yang berlaku.

Dalam pertemuan tersebut, pihak Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh menjelaskan secara komprehensif mengenai peran lembaga peradilan syar’iyah dalam menegakkan hukum Islam di Aceh. Penjelasan tersebut mencakup dasar hukum penerapan qanun, mekanisme persidangan, serta bentuk putusan yang telah dijalankan. Diskusi berlangsung secara terbuka, sehingga wartawan mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai sistem peradilan syar’iyah.
Wartawan La Chronique mengungkapkan ketertarikannya untuk menggali lebih dalam tentang implementasi qanun, khususnya mengenai aspek hukum keluarga, jinayat, serta bagaimana masyarakat Aceh menjalankan kehidupan sehari-hari sesuai dengan syariat Islam. Hal ini menjadi fokus liputan mereka untuk memperkenalkan pelaksanaan hukum Islam di Aceh ke masyarakat internasional.
Wakil Ketua Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh dalam sambutannya menyampaikan bahwa penerapan syariat Islam di Aceh merupakan bagian dari kekhususan yang diberikan pemerintah pusat kepada Aceh. Oleh karena itu, Mahkamah Syar’iyah memiliki tanggung jawab moral dan hukum untuk melaksanakan setiap ketentuan qanun secara adil, transparan, dan akuntabel. Beliau berharap melalui kunjungan ini, dunia internasional dapat melihat bagaimana Aceh menjalankan syariat Islam secara kaffah.

Sebagai penutup, pihak Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh mengucapkan terima kasih atas kunjungan dari wartawan La Chronique dan berharap hubungan komunikasi serta kerja sama informasi dapat terus terjalin dengan baik. Pertemuan ini menjadi langkah penting dalam memperkenalkan pelaksanaan hukum syariat di Aceh ke ranah global, sekaligus memperkuat citra positif Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh di mata dunia internasional. Penulis (Myq)


