Panitera Mahkamah Syar'iyah Banda Aceh Pimpin Rapat Monitoring dan Evaluasi Kepaniteraan - Mahkamah Syar'iyah Banda Aceh
Mahkamah Syar'iyah Banda Aceh
Selamat Datang di Website Mahkamah Syar'iyah Banda Aceh | Berkomitmen Untuk Mensukseskan Pembangunan Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM)

Panitera Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh Pimpin Rapat Monitoring dan Evaluasi Kepaniteraan

Dipublikasi oleh msn | Tanggal 9 Juli, 2026 | Jam 3:04 pm | Kategori Berita | Jumlah Pembaca : 11 Pembaca

Banda Aceh, 9 Juli 2026 – Dalam rangka memperkuat tata kelola administrasi kepaniteraan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, Panitera Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh, Hermansyah, S.H., memimpin rapat Monitoring dan Evaluasi Kepaniteraan serta Tindak Lanjut Hasil Audit Kinerja Badan Pengawasan Mahkamah Agung Republik Indonesia. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Kerja Panitera Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh ini menjadi bagian dari komitmen pengadilan dalam mewujudkan pelayanan peradilan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas kinerja.

Rapat dihadiri oleh Panitera Muda Hukum, para Juru Sita, Juru Sita Pengganti, serta Kasir. Dalam arahannya, Panitera Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh menekankan pentingnya sinergi seluruh unsur kepaniteraan dalam menjaga ketertiban administrasi perkara, meningkatkan disiplin kerja, serta memastikan setiap tugas dan fungsi dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas kepaniteraan, rapat juga membahas secara mendalam tindak lanjut atas hasil Audit Kinerja yang telah dilaksanakan oleh Badan Pengawasan Mahkamah Agung Republik Indonesia. Setiap rekomendasi hasil audit dijadikan bahan evaluasi bersama guna menyusun langkah-langkah perbaikan yang terukur, sehingga kualitas tata kelola organisasi semakin meningkat.

Melalui forum ini, seluruh peserta rapat diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sekaligus merumuskan solusi yang efektif. Diskusi yang berlangsung secara terbuka diharapkan mampu memperkuat koordinasi, meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepaniteraan, serta mendorong terciptanya budaya kerja yang responsif, transparan, dan berintegritas.

Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh terus berkomitmen melakukan pembenahan secara berkelanjutan melalui evaluasi dan pengawasan yang konsisten. Dengan semangat perbaikan berkesinambungan, diharapkan seluruh aparatur mampu memberikan pelayanan peradilan yang semakin prima, menjaga kepercayaan masyarakat, serta mendukung terwujudnya lembaga peradilan yang agung dan modern.(MyQ)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *