Pertemuan Rutin Sarasehan Interaktif (Perisai) Episode Ke-10 Mengurai Kompleksitas Esekusi Perdata - Mahkamah Syar'iyah Banda Aceh
Mahkamah Syar'iyah Banda Aceh
Selamat Datang di Website Mahkamah Syar'iyah Banda Aceh | Berkomitmen Untuk Mensukseskan Pembangunan Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM)

Pertemuan Rutin Sarasehan Interaktif (Perisai) Episode Ke-10 Mengurai Kompleksitas Esekusi Perdata

Dipublikasi oleh Kurniawan Widodo | Tanggal 6 Oktober, 2025 | Jam 12:06 pm | Kategori Berita | Jumlah Pembaca : 118 Pembaca

Banda Aceh, Senin 6 Oktober 2025, Ketua Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh Hj. Dian Ingrasanti Lubis, S.Ag., S.H., M.H., didampingi Wakil Ketua dan Panitera mengikuti kegiatan Pertemuan Rutin Sarasehan Interaktif (Perisai) Episode Ke-10 yang diselenggarakan secara daring di Ruang Media Center Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum Nomor 198/DJU.2/UND.HM2.1.1/IX/2025 tanggal 24 September 2025, yang mengimbau kepada seluruh satuan kerja di lingkungan peradilan untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan sarasehan tersebut. Kegiatan ini diikuti oleh 416 satuan kerja (Satker) Peradilan Umum dan 446 satuan kerja (Satker) Peradilan Agama dari seluruh Indonesia, menunjukkan antusiasme tinggi dari seluruh aparatur peradilan terhadap kegiatan peningkatan kapasitas ini.

Pada episode kali ini, Sarasehan Interaktif mengusung tema “Mengurai Kompleksitas Esekusi Perdata: Problematika, Solusi, dan Prospek Pembaruan Hukum.” Kegiatan ini membahas berbagai aspek penting terkait tantangan pelaksanaan eksekusi perdata di pengadilan, mulai dari kendala administratif dan teknis hingga upaya pembaruan hukum yang dapat memperkuat efektivitas pelaksanaan putusan. Selain itu, turut ditekankan pentingnya sinergi antaraparatur peradilan dalam mewujudkan kepastian hukum bagi para pencari keadilan.

Peserta dari Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Melalui forum interaktif tersebut, para peserta memperoleh kesempatan untuk berdiskusi langsung dan memperdalam pemahaman mengenai pelaksanaan eksekusi perdata yang kerap menjadi isu kompleks dalam praktik peradilan.

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.30 hingga 12.00 WIB ini diharapkan dapat menambah wawasan serta meningkatkan kompetensi para tenaga teknis dalam melaksanakan tugas-tugas peradilan, khususnya di bidang eksekusi perkara perdata.

Dengan terselenggaranya Sarasehan Interaktif (Perisai) Episode Ke-10 ini, diharapkan seluruh aparatur peradilan semakin memperkuat integritas, profesionalisme, dan pemahaman hukum, guna mendukung terwujudnya peradilan yang agung dan berkeadilan.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »