Wakil Ketua Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh Ikuti Seminar Nasional Mahkamah Islam Tinggi (MIT)
Dipublikasi oleh ms bandaaceh | Tanggal 23 Oktober, 2025 | Jam 9:16 pm | Kategori Berita | Jumlah Pembaca : 77 Pembaca
Banda Aceh, Kamis 23 Oktober 2025, Wakil Ketua Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh didampingi para Hakim serta Kepaniteraan mengikuti Seminar Nasional dengan tema “Mahkamah Islam Tinggi (MIT) Pembuka Tabir Sejarah Eksistensi Peradilan Agama dalam Reformasi Hukum dan Peradilan Indonesia”. Seminar ini diselenggarakan oleh Pengadilan Tinggi Agama Semarang bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Surakarta, dan diikuti melalui aplikasi Zoom Meeting dari Ruang Media Center Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh.

Acara tersebut turut diisi dengan agenda penting berupa penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Badan Peradilan Agama (Badilag) Mahkamah Agung RI dan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam pengembangan keilmuan dan peningkatan kualitas sumber daya aparatur peradilan agama.
Seminar ini memberikan ruang diskusi ilmiah bagi para akademisi dan praktisi hukum untuk menggali kembali sejarah eksistensi Mahkamah Islam Tinggi sebagai salah satu pilar dalam perjalanan peradilan agama di Indonesia. Melalui forum ini, diharapkan dapat memperkuat integrasi antara aspek historis, akademis, dan praktik kelembagaan dalam mewujudkan peradilan agama yang lebih profesional, modern, dan berkeadilan.

Dengan partisipasi Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh dalam seminar tersebut, diharapkan dapat semakin memperluas wawasan aparatur serta menumbuhkan komitmen dalam mendukung reformasi hukum nasional, khususnya di bidang peradilan agama. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata dukungan terhadap peningkatan kualitas layanan peradilan syariah yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Penutupan acara ditandai dengan pesan untuk memperkuat kolaborasi antara lembaga peradilan agama dan perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam pengembangan ilmu hukum Islam. Harapannya, semangat sinergi ini dapat terus berlanjut dalam berbagai program penelitian, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat di masa mendatang.(Myq)


