Banda Aceh – Komitmen memberikan pelayanan peradilan yang profesional, disiplin, dan bertanggung jawab menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan. Penguatan komitmen tersebut terus dilakukan Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh melalui kegiatan apel rutin sebagai sarana membangun kedisiplinan dan kebersamaan aparatur.

Ketua Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh, Dr. Amir Khalis, memimpin apel sore pada Jumat, 30 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti oleh aparatur Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh sebagai bagian dari pembinaan kedisiplinan serta penguatan tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Apel sore menjadi momentum untuk melakukan refleksi terhadap pelaksanaan pekerjaan selama sepekan sekaligus memperkuat kesiapan aparatur dalam menghadapi tugas berikutnya. Setiap pegawai diharapkan senantiasa menjaga integritas, mematuhi ketentuan yang berlaku, serta melaksanakan tugas sesuai dengan fungsi dan tanggung jawab masing-masing.

Kegiatan rutin ini mendukung pembentukan budaya kerja yang tertib, solid, dan berorientasi pada hasil. Kedisiplinan tidak hanya tercermin dari kepatuhan terhadap jam kerja, tetapi juga melalui kesungguhan dalam menyelesaikan pekerjaan, menjaga kualitas pelayanan, dan membangun koordinasi antarsatuan kerja.

Komitmen aparatur dalam menjaga profesionalitas menjadi salah satu unsur penting dalam mewujudkan pelayanan peradilan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan pencari keadilan. Pelayanan yang berkualitas diharapkan dapat memberikan kepastian, kemudahan, serta pengalaman pelayanan yang baik bagi masyarakat.

Melalui kegiatan apel rutin, Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh terus memperkuat budaya kerja yang berlandaskan integritas dan tanggung jawab. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen institusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan serta menjaga kepercayaan publik terhadap peradilan yang profesional dan berkeadilan.

Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh – Melayani dengan Integritas, Mewujudkan Peradilan yang Terpercaya.(MyQ)