Banda Aceh — Pelayanan yang berkualitas lahir dari aparatur yang bekerja dengan hati, penuh tanggung jawab, dan berpegang teguh pada integritas. Semangat tersebut kembali dikuatkan dalam Briefing Pagi PTSP Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh, Selasa, 29 September 2026, yang diisi dengan pembinaan dan pengarahan oleh Hakim Dra. Nurismi Ishak, M.H.

Dalam pembinaannya, mengingatkan seluruh petugas PTSP agar tidak kehilangan semangat dalam menjalankan tugas, terutama karena PTSP merupakan garda terdepan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat. Setiap pelayanan harus diberikan dengan sikap ramah, santun, profesional, dan penuh kepedulian.

Menurutnya, semangat kerja harus berjalan seiring dengan integritas. Kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan konsistensi terhadap aturan merupakan nilai yang harus terus dijaga dalam setiap pelaksanaan tugas. Integritas bukan sekadar ucapan, tetapi harus tercermin melalui sikap dan tindakan sehari-hari.

Briefing pagi juga menjadi ruang untuk membangun kesadaran bersama bahwa setiap petugas memiliki peran dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan. Pelayanan yang sederhana namun dilakukan dengan tulus, tepat, dan bertanggung jawab dapat memberikan kesan positif bagi masyarakat yang membutuhkan layanan pengadilan.

Pembinaan secara rutin tersebut menjadi bagian dari upaya Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh dalam menjaga kualitas pelayanan sekaligus memperkuat budaya kerja yang positif. Dengan semangat yang terus dijaga dan integritas yang terus dirawat, setiap aparatur diharapkan mampu memberikan kontribusi terbaik dalam pelaksanaan tugas.

Dengan semangat yang tidak padam dan integritas yang tidak berkompromi, PTSP Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh terus berkomitmen menghadirkan pelayanan peradilan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.(MyQ)