Banda Aceh — Kekompakan dan tanggung jawab menjadi kunci dalam mewujudkan pelayanan publik yang profesional dan berkualitas. Pesan tersebut disampaikan Wakil Ketua Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh, Bapak Muzakir, S.H.I., M.H., saat memberikan pembinaan dan pengarahan dalam Briefing Pagi PTSP, Rabu (30/9/2026).

Dalam arahannya, Wakil Ketua menekankan pentingnya membangun kerja sama yang baik antar petugas serta menjaga komunikasi dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Menurutnya, setiap unsur memiliki peran yang saling berkaitan sehingga diperlukan koordinasi dan kekompakan agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara tertib dan optimal.

Selain kerja sama, setiap aparatur juga diingatkan untuk melaksanakan tanggung jawab sesuai tugas dan fungsi (tupoksi) masing-masing. Pelaksanaan tugas yang sesuai dengan kewenangan dan tanggung jawab diharapkan dapat menciptakan alur kerja yang lebih efektif sekaligus menghindari terjadinya tumpang tindih dalam pelaksanaan pelayanan.

Pembinaan tersebut menjadi bagian dari upaya Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh untuk terus memperkuat budaya kerja yang profesional, disiplin, bertanggung jawab, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Kekompakan internal diharapkan turut memberikan dampak positif terhadap kualitas layanan yang diterima masyarakat.

Melalui briefing pagi yang dilaksanakan secara rutin, Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh terus membangun semangat kerja dan meningkatkan kualitas sumber daya aparatur. Kerja sama yang solid, tanggung jawab yang jelas, dan pelayanan yang tulus menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan.(MyQ)