Banda Aceh — Setelah sebulan belajar dan mengenal lebih dekat dunia peradilan, para mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Ar-Raniry Banda Aceh resmi mengakhiri kegiatan magang di Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh. Momen penjemputan berlangsung hangat di ruang kerja Ketua Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh, Kamis 13 Agustus 2026, saat para mahasiswa dijemput langsung oleh dosen pembimbing.

Selama menjalani magang, para mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman akademik, tetapi juga kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana proses pelayanan dan administrasi peradilan berjalan. Pengalaman tersebut menjadi ruang pembelajaran nyata untuk memahami keterkaitan antara teori hukum yang dipelajari di bangku kuliah dengan praktik di lingkungan peradilan.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa atas partisipasi dan kontribusi mereka selama mengikuti program magang. Ketua berharap pengalaman yang diperoleh dapat menjadi bekal berharga dalam menyelesaikan pendidikan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.

Kepada dosen pembimbing, Ketua juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh sebagai salah satu tempat mahasiswa memperoleh pengalaman praktis. Sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga peradilan dinilai penting dalam membentuk calon-calon sarjana hukum yang tidak hanya kuat secara teori, tetapi juga memahami praktik dan etika profesi.

Pertemuan penjemputan berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Satu bulan mungkin terasa singkat, namun pengalaman, pengetahuan, dan kesan yang diperoleh selama berada di Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh diharapkan menjadi bagian berharga dalam perjalanan akademik dan profesional para mahasiswa.(MyQ)