Wakil Ketua Mahkamah Syar'iyah Banda Aceh Terima Mahasiswa Penelitian dari UIN Ar-Raniry dan Universitas Abulyatama Aceh - Mahkamah Syar'iyah Banda Aceh
Mahkamah Syar'iyah Banda Aceh
Selamat Datang di Website Mahkamah Syar'iyah Banda Aceh | Berkomitmen Untuk Mensukseskan Pembangunan Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM)

Wakil Ketua Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh Terima Mahasiswa Penelitian dari UIN Ar-Raniry dan Universitas Abulyatama Aceh

Dipublikasi oleh msn | Tanggal 4 Agustus, 2026 | Jam 12:02 pm | Kategori Berita | Jumlah Pembaca : 10 Pembaca

Banda Aceh – Wakil Ketua Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh, Muzakir, S.H.I., M.H., menerima mahasiswa dari UIN Ar-Raniry Banda Aceh dan Universitas Abulyatama Aceh untuk melaksanakan penelitian ilmiah, Selasa (4/8/2026). Kegiatan ini merupakan wujud dukungan Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh terhadap pengembangan ilmu pengetahuan melalui pemberian informasi dan wawancara sesuai ketentuan yang berlaku.

Mahasiswa Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh melakukan penelitian tesis dengan judul “Analisis Bentuk Gharar dalam Perkawinan (Studi terhadap Isi Putusan Pengadilan Agama di Indonesia dan Relevansinya terhadap Perkembangan Hukum Keluarga Indonesia).” Sementara itu, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Abulyatama Aceh melaksanakan penelitian skripsi mengenai “Efektivitas Sanksi Cambuk terhadap Non Muslim yang Memilih Menundukkan Diri pada Qanun Jinayat Ditinjau dalam Perspektif Tujuan Pemidanaan.”

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh menyambut baik kehadiran para mahasiswa dan menyampaikan apresiasi atas ketertarikan mereka menjadikan Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh sebagai objek penelitian. Beliau menegaskan bahwa penelitian akademik merupakan salah satu sarana penting dalam mendukung pengembangan ilmu hukum dan peningkatan kualitas sistem peradilan.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan wawancara, di mana Wakil Ketua Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh memberikan penjelasan mengenai pokok penelitian, praktik peradilan, serta penerapan hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Diskusi berlangsung interaktif dan memberikan pemahaman yang lebih mendalam bagi para mahasiswa dalam penyusunan karya ilmiah mereka.

Melalui kegiatan ini, Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh berharap sinergi antara lembaga peradilan dan perguruan tinggi dapat terus terjalin dengan baik sehingga mampu menghasilkan penelitian yang berkualitas, bermanfaat bagi pengembangan ilmu hukum, serta memberikan kontribusi positif bagi peningkatan pelayanan peradilan kepada masyarakat.(MyQ)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *