
Banda Aceh, 21 Agustus 2026 — Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh melaksanakan apel sore Jumat di halaman kantor Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh. Apel dipimpin oleh Hakim Mujihendra, S.H.I., M.Ag. dan diikuti oleh seluruh aparatur sebagai penutup rangkaian aktivitas kedinasan pada pekan ini.
Dalam amanatnya, Mujihendra mengingatkan pentingnya menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam menjalankan tugas dan kehidupan sehari-hari. Menurutnya, ada dua hal penting yang dapat dicontoh dari Rasulullah SAW, yaitu uswatun hasanah dan keteladanan dalam sikap serta perilaku.
Pertama, uswatun hasanah, yang berarti teladan yang baik. Rasulullah SAW merupakan contoh terbaik dalam akhlak, kejujuran, amanah, kesabaran, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut hendaknya diterapkan oleh setiap aparatur dalam melaksanakan tugas, sehingga pekerjaan tidak hanya diselesaikan dengan baik, tetapi juga dilandasi integritas dan akhlak yang mulia.
Kedua, suri teladan, yaitu menjadikan Rasulullah SAW sebagai contoh nyata dalam bersikap dan berinteraksi dengan sesama. Dalam lingkungan kerja, hal ini dapat diwujudkan melalui sikap saling menghormati, menjaga komunikasi, memberikan pelayanan dengan penuh keikhlasan, serta menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya.
Mujihendra berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW tersebut dapat terus diterapkan oleh seluruh aparatur Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh, baik dalam menjalankan tugas kedinasan maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Menutup amanatnya, Mujihendra menyampaikan selamat berlibur dan selamat berkumpul bersama keluarga kepada seluruh aparatur. Ia berharap waktu libur dapat dimanfaatkan untuk beristirahat, mempererat silaturahmi, serta mengisi kembali energi sebelum kembali melaksanakan tugas pada pekan berikutnya.(MyQ)





Tinggalkan Balasan